Google Website Translator Gadget

free counters

Minggu, 21 Agustus 2011

Jalan-jalan ke kebun cengkeh ^^

Cengkeh adalah kuntum bunga yang dihasilkan oleh pohon cengkeh, biasanya cengkeh ini digunakan sebagai rempah-rempah untuk makanan. Cengkeh juga digunakan sebagai bahan baku untuk membuat rokok. Tanaman cengkeh ini banyak tumbuh di daerah tropis. Hmm,, kira-kira 19 tahun yang lalu, kakek saya menanam cengkeh-cengkeh ini di sebuah area persawahan keluarga kami di nagari Sungai Pua. Bicara mengenai cengkeh, cengkeh biasanya tumbuh subur dan berbuah pada daerah yang memiliki cuaca yang cukup panas. Tetapi, ternyata cengkeh juga bisa tumbuh subur dan berbuah lebat di daerah kami, yaitu tepat di kaki gunung Marapi yang terkenal dingin dan berhawa sejuk..

Pada hari minggu kemarin, ( 21 Agustus 2011 ) saya, adik dan nenek saya semula hanya berencana memanen pisang yang ada di kebun, tetapi ternyata cengkeh berbuah kembali. Akan tetapi buahnya tidak begitu lebat, karena bukan musimnya. Cengkeh akan berbuah lebat, sekali dalam setahun. Nah, berikut sedikit dokumentasi saya pada hari minggu kemarin :).



Pondok kecil kami, ditengah rimbunan pohon cengkeh.. ;)




hahaa,, manjat buat metik cengkeh :)

Sebenarnya, untuk memetik cengkeh caranya tidak dipanjat seperti ini, karena dengan cara ini lebih cepat merusak tanaman cengkeh itu sendiri. karena ranting-ranting cengkeh itu sangat rapuh dan mudah patah. cara yang baik yaitu biasanya menggunakan tangga , atau bambu yang di tautkan antara pohon cengkeh yang satu dengan yang lainnya, sehingga tidak merusak pohon cengkeh itu sendiri. Saya terpaksa memanjatnya karena buahnya cuma sedikit dan tangga pun tidak tersedia. hehehe


hasil panen hari ini,,



ini contoh cengkeh yang masih muda, belum layak panen



contoh cengkeh yang matang dan layak panen




contoh cengkeh yang sudah tua, dan kualitasnya sudah menurun
(terlambat di panen)




cengkeh yang sudah kering setelah dijemur




diurutkan, mulai dari yang termuda ,, :)






dari sebuah sudut di kebun cengkeh kami

Sedikit berbagi pengetahuan tentang cengkeh untuk sahabat semua, semoga bermanfaat ya.. hehe

Minggu, 14 Agustus 2011

PADANG TERBAKAR

Kemarin hari minggu tanggal 14 Agustus, saya berencana pergi ke Pasar Raya Padang dengan tujuan untuk membeli sebuah seragam yang akan saya gunakan untuk mengikuti upacara 17 agustus yang akan jatuh pada beberapa hari lagi. Setibanya di pasar raya, waktu menujukan pukul 02.00 WIB saya disambut hujan yang sangat lebat, terpaksa keinginan untuk membeli seragam saya tunda dulu. Entah apa yang terjadi, ketika itu saya sedang berada di sebuah toko di jalan M. Yamin, tiba-tiba saya dikejutkan oleh panggilan seorang bapak yang berusia paruh baya. “Ada kebakaran!!”, sontak saya terkejut bukan kepalang, sekarang sedang hujan lebat, kok bisa ada kebakaran. Sayapun bertanya, dimana? Saya di tarik keluar dan bapak itu menunjuk ke arah timur tepat di depan saya. Astaga... Awan pekat telah membumbung tinggi ke angkasa.. Benar- benar gelap dan pekat. Seolah-olah api hanya berjarak beberapa meter dari hadapan saya. Saya bertanya- tanya, ini yang terbakar toko apa? Asap pekat tersebut persis berada di depan Matahari Pasar Raya Padang yang sesekali api merah membara muncul di puncak ruko yang berlantai dua tersebut. Hmm,, dari aroma asap yang mengepul saya yakin ini seperti kain dan kertas yang terbakar.



Kepulan asap yang terlihat dari beberapa meter dari lokasi

Dari pada penasaran di tempat, saya memberanikan diri menembus kerumunan orang yang sedang panik. Perlahan-lahan saya menyelip dan masuk disela-sela space kerumunan orang tersebut. Semua berdesak-desakan, ada yang mau keluar dan ada yang mau masuk. Ditambah beberapa motor yang terperangkap di tengah kerumunan orang, membuat suasana pasar yang ramai semakin sempit dan macet. Benar-benar macet total. Jangankan motor, saya saja sangat susah menembus blokade kepanikan gila tersebut.



Terlihat kobaran api yang membara

Sorak-sorak orang-orang yang seolah-olah membentak para petugas pemadam kebakaran yang belum juga bergerak memadamkan api, semakin membuat suasana semakin mencekam. Tulang badan saya seolah lepas dari sendinya, saya sangat merinding melihat kobaran api yang sangat besar di depan mata saya. Gila !! asap hitam pekat yang sangat besar membumbung tinggi ke angkasa. Puluhan toko di komplek pertokoan tersebut sudah dilumat oleh si jago merah. Kemudian dari sebelah kiri dari kejauhan terdengar suara mobil pemadam kebakaran yang meraung-raung.





Kerumunan Pengunjung Pasar Raya sedang Menyaksikan Kebakaran

Mobil pemadam kebakaran tersebut langsung berhenti didepan toko, dan langsung menyemprotkan air ke angkasa. Asap hitam makin menjadi, makin membumbung tinggi. Aduh, semua menjadi panik dan berlarian meninggalkan jalan itu untuk menyelamatkan diri. Kepanikan semakin bertambah ketika seseorang yang berkendaraan sepeda motor berkata, itu di toko ada tabung gas. Sontak, saya pun juga kaget.

Api yang sudah sebesar itu, ditambah ada tabung gas, entah apa yang akan terjadi. Beruntung, Petugas pemadam kebakaran naik dan menerobos toko itu dan menyemprotkan air kedalamnya. Toko yang terbakar dari pengamatan saya terlihat toko sepatu, Toko Buku dan Alat Tulis, Toko Tekstil, Toko Obat, Toko Jam dan Toko Emas. Kemudian hujan kembali turun, dan orang-orang mulai menjauhi lokasi kebakaran termasuk saya. Sementara api masih terus berkobar dan saya tidak tau entah kapan api itu akan padam.


Berikut Dokumentasi Kejadian




Toko Dunia Tekstil yang hampir dijilat si Jago Merah





Warga berupaya mengeluarkan seluruh isi toko keluar bangunan




Barang-barang elektronik yang terselamatkan



Menyelamatkan sebuah Toko Elektronik





Api Menembus Bagian Belakang Dari Pusat Api



Kebakaran yang dilihat dari Depan Mesjid Taqwa

VIDEO (CLICK)